perbedaan supervisi umum dan pengajaran (klinis)

SEKILAS PERBEDAAN MENGENAI SUPERVISI UMUM dengan SUPERVISI PENGAJARAN 1. Supervisi Pendidikan (Umum) A. Pengertian Supervisi Pendidikan Menurut N.A. Ametembun dkk Supervisi Pendidikan adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntutan ke arah perbaikan Situasi pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar pada khusunya. B. Tujuan Supervisi Pendidikan a. Berdasarkan tujuan umum Membina orang-orang yang disupervisi menjadi manusia “dewasa” yang sanggup berdiri sendiri. b. Berdasarkan tujuan pendidikan nasional Membina orang-orang yang disupervisi menjadi manusia-manusia pembangunan yang dewasa dan pancasilais. c. Berdasarkan tujuan supervisi sendiri Agar tercapai perbaikan situasi pendidikan dan pengajaran pada umumnya dan peningkatan mutu pada khususnya. C. Teknik-teknik dalam Supervisi Pendidikan 1. Teknik Supervisi yang bersifat kelompok a. Pertemuan orientasi bagui guru baru b. Rapat guru c. Studi kelompok antar guru d. Diskusi e. Teknik tukar pengalaman (Sharing) 2. Supervisi Akdemik/Pengajaran/Supervisi Klinis A. Pengertian Supervisi Klinis Supervisi klinis adalah suatu proses bimbingan yang bertujuan membantu pengembangan kemampuan professional guru/calon guru, khususnya dalam penampilan mengajarnya, berdasarkan observasi dan analisis data secara teliti dan obyektif (Sergiovanni dan Starrat, 1979). B. Tujuan Supervisi Klinis 1. Membantu pengembangan professional guru/calon guru khususnya, dalam penampilan mengajar guru dikelas. 2. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap percaya pada diri sendiri dan pengertian bahwa keberhasilan supervisi merupakan tanggung jawab bersama antara guru dan supervisor, sehingga melahirkan sikap keterbukaan. C. Tahapan siklus supervisi klinis 1. Fase Pre-Observasi a. Mengembangkan hubungan kesejawatan antara supervisor dengan guru. b. Menyusun rencana pembelajaran. c. Menyusun strategi observasi. 2. Fase observasi. 3. Fase Post-Observasi a. Menganalisis proses belajar mengajar. b. Merencanakan pertemuan. c. Pertemuan Supervisor – Guru. d. Follow up. Jadi Supervisi klinis lebih ditekankan pada masalah pengajaran di kelas, sedangkan supervisi (Supervisi umum) atau Supervisi Pendidikan pada masalah-masalah fungsi manajemen pendidikan yang lebih luas cakupan dan variabelna

sumber: http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=contoh+karya+tulis+mengenai+supervisi+pendidikan+filetype%3Apdf&source=web&cd=2&cad=rja&ved=0CDQQFjAB&url=http%3A%2F%2Fblog.tp.ac.id%2Fpdf%2Ftag%2Fcontoh-makalah-tentang-supervisi-dan–evaluasi-pendidikan.pdf&ei=YKxyUfG0G8bQrAf0xoHgDQ&usg=AFQjCNGpS9HzXFLTvQT7OCsWOjyFSHh_jw&bvm=bv.45512109,d.bmk

About these ads
This entry was posted in perbedaan supervisi umum dan pengajaran (klinis). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s